Abu vulkanik dapat menempel pada bodi, kaca, roda, hingga berbagai komponen kendaraan. Karena memiliki partikel yang dapat bersifat abrasif, cara membersihkan mobil setelah terkena abu vulkanik perlu dilakukan dengan tepat agar tidak menimbulkan goresan maupun gangguan pada komponen kendaraan.
Berikut lima hal penting yang perlu diperhatikan.
1. Jangan Mengelap Bodi dan Kaca dalam Kondisi Kering
Hindari langsung mengelap mobil menggunakan kain kering atau kemoceng ketika permukaannya masih dipenuhi abu vulkanik. Gesekan partikel abu dengan permukaan cat dan kaca dapat menyebabkan baret.
Hal yang sama berlaku pada wiper. Jika kaca depan masih tertutup abu kering, sebaiknya jangan langsung menyalakan wiper. Bersihkan dan bilas kaca terlebih dahulu menggunakan air agar partikel yang menempel terangkat.
2. Bilas Mobil dengan Air Terlebih Dahulu
Langkah pertama untuk membersihkan mobil terkena abu vulkanik adalah membilas seluruh bagian eksterior menggunakan air.
Lakukan dari bagian atas kendaraan, seperti atap dan kaca, kemudian lanjutkan ke kap mesin, pintu, hingga area roda. Tujuannya untuk mengurangi sebanyak mungkin partikel abu sebelum permukaan mobil disentuh menggunakan kain atau spons.
Hindari langsung menggunakan tekanan air yang sangat tinggi pada tahap awal dan jangan mengarahkan semprotan secara langsung ke sensor, konektor, atau komponen kelistrikan.
3. Perhatikan Sensor dan Kamera Honda SENSING
Mobil Honda yang dilengkapi Honda SENSING memiliki kamera dan sensor yang membantu mendukung berbagai fitur keselamatan aktif. Abu vulkanik yang menempel pada area sensor atau kaca di depan kamera dapat mengganggu kemampuan sistem dalam membaca kondisi sekitar.
Setelah membilas kendaraan, bersihkan area tersebut secara perlahan menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan sesuai. Hindari menggosok permukaan sensor dalam kondisi kering atau memberikan tekanan berlebihan.
Jika indikator Honda SENSING tetap memberikan peringatan setelah kendaraan dibersihkan, lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
4. Periksa Filter Udara Mesin dan Kabin
Abu vulkanik juga dapat masuk ke sistem pemasukan udara kendaraan. Pada mobil dengan mesin pembakaran internal, filter udara mesin perlu diperiksa apabila kendaraan digunakan di wilayah yang mengalami paparan abu cukup berat.
Selain itu, perhatikan filter udara kabin karena komponen ini berfungsi menyaring udara sebelum masuk ke dalam kabin kendaraan. Jika filter sudah kotor atau jenuh, lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan.
Pemeriksaan filter membantu menjaga kualitas udara kabin sekaligus memastikan sistem pemasukan udara kendaraan tetap bekerja dengan baik.
5. Bersihkan Area Roda dan Rem
Abu vulkanik juga dapat menumpuk di sekitar velg, rumah roda, kolong kendaraan, dan komponen pengereman. Karena itu, area tersebut perlu dibilas dengan air saat proses pencucian.
Bersihkan secara menyeluruh untuk mengurangi endapan abu yang menempel. Setelah kendaraan selesai dicuci, perhatikan apakah muncul suara rem yang tidak biasa atau perubahan pada performa pengereman.
Jika terdapat suara, getaran, atau masalah pengereman setelah kendaraan terkena abu vulkanik, segera lakukan pemeriksaan di bengkel.
Tips Aman Membersihkan Mobil Setelah Terkena Abu Vulkanik
Kunci utama saat menangani kendaraan yang terkena abu vulkanik adalah mengurangi kontak langsung dengan partikel abu sebelum proses pengelapan. Bilas kendaraan terlebih dahulu, kemudian lakukan pencucian secara bertahap dan hati-hati.
Dengan penanganan yang tepat, kebersihan bodi sekaligus kondisi kaca, sensor Honda SENSING, filter udara, roda, dan sistem pengereman dapat tetap terjaga setelah mobil terkena abu vulkanik.
